lembaga keuangan bukan bank di indonesia

Agen SBOBET
Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank ( LKBB ) :

Lembaga Keuangan Bukan Bank adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, secara langsung ataupun tidak langsung, menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat untuk kegiatan produktif

salah satu penyebab turunya lembaga keuangan non bank adalah pengaruh dari pasar modal/ihsg sbb;

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam kurun waktu satu bulan terakhir berdampak langsung terhadap empat lembaga keuangan nonbank.

Empat lembaga keuangan nonbank tersebut yaitu, reksa dana, industri asuransi, dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan.

"Sekarang untuk industri keuangan nonbank khususnya investasi asuransi dan dana pensiun 70-75 persen terkait dengan instrumen di pasar modal," kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto saat diskusi "industri dan peran OJK mendorong kemajuan ekonomi nasional" di Bandung, Sabtu (7/9/2013).

Menurutnya, pelemahan IHSG berdampak langsung pada NAB reksa dana, mengingat 48 persen prtofolio investasi reksa dana ditempatkan pada instrumen saham. Sementara, untuk perusahaan asuransi memiliki eksposur yang cukup besar terhadap instrumen saham dan Surat Berharga Negara (SBN). Sehingga akan berdampak oleh pelemahan pasar.

Lembaga keuangan bank (disebut bank saja) merupakan lembaga keuangan yang paling lengkap kegiatannya yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman serta melaksanakan kegiatan jasa keuangan lainnya, sedangkan Lembaga keuangan non bank (disebut lembaga keuangan lainnya) kegiatannya difokuskan pada salah satu kegiatan keuangan saja. Misalnya : perusahaan leasing menyalurkan dana dalam bentuk barang modal kepada perusahaan penyewa (lessee), pegadaian menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman jangka pendek dengan jaminan barang bergerak.

Bank dapat secara langsung menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka. Sedangkan LK Non Bank tidak dapat secara langsung menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, dan deposito berjangka.
Bank Umum dapat menciptakan uang giral yang dapat mempengaruhi jumlah uang yang beredar dimasyarakat. Sedangkan LK Non Bank tidak bisa melakukan hal tersebut.

Jenis – Jenis LKBB :

1) Perusahaan Asuransi :

perusahaan yang memberikan jasa-jasa dalam penanggulangan resiko
atas kerugian, kehilangan manfaat, dan tanggung jawab hukum pada pihak ketiga karena peristiwa ketidakpastian

Polis Asuransi : surat kontrak pelaksanaan asuransi yang berupa kesepakatan kedua belah

pihak

Premi Asuransi : uang pertanggungan yang dibayar tertanggung kepada penanggung
Keuntungan Asuransi :

v Bagi Pemilik Asuransi : - keuntungan dari premi yang dibayar nasabah
- keuntungan dari hasil penyertaan modal ke perusahaan lain
- keuntungan dari hasil bunga investasi surat-surat berharga
v Bagi Nasabah : – memberi rasa aman
- merupakan simpanan yang pada saat jatuh tempo dapat
ditarik lagi
- terhindar dari resiko kerugian
- memperoleh penghasilan di masa datang
- memperoleh penggantian akibat kerugian kerusakan atau
Kehilangan

2) Perusahaan Dana Pensiun ( TASPEN ) :

badan hukum yang mengelola dan menjalankanprogram
yang menjanjikan manfaat pensiun

Manfaat Perusahaan Dana Pensiun :

v Bagi perekonomian nasional : dana yang dihimpun dari iuran peserta dapat sebagai modal
bagi dunia usaha
v Bagi peserta : dana pensiun akan memberi jaminan pendapatan di hari tua

Manfaat bagi perusahaan :

v Loyalitas
v Kewajiban moral
v Kompetisi pasar tenaga kerja

Manfaat bagi karyawan :

v Rasa aman
v Kompensasi yang lebih baik

3) Koperasi Simpan Pinjam :

menghimpun dana dari masyarakat dan meminjamkan kembali kepada
anggota atau masyarakat

Modal Koperasi : 1. Simpanan Pokok : dibayar sekali pada awal menjadi anggota

2. Simpanan Wajib : dibayar selama menjadi anggota dengan jangka
waktu tertentu sesuai keputusan rapat anggota
3. Simpanan Sukarela : dibayar dalam jangka waktu yang tidak ditentukan

Landasan Koperasi : 1. Landasan Idiil : Pancasila

2. Landasan Struktural : UUD 1945 pasal 33 ayat 1
3. Landasan Operasional : UU no 25 tahun 1992
4. Landasan Mental : kesetiakawanan dan kesadaran

Keuntungan : 1. Tidak memakai jaminan

2. Angoota terhindar dari rentenir
3. Akhir tahun memperoleh SHU

4) Bursa Efek / Pasar Modal : 
tempat jual beli surat-surat berharga

Saham : surat berharga dimana pemiliknya merupakan pemilik perusahaan
Obligasi : surat berharga yang merupakan instrumen utama perusahaan. Pemiliknya bukan

merupakan pemilik perusahaan

Keuntungan pasar modal :

Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang untuk dunia usaha.
Sarana untuk mengalokasikan sumber dana secara optimal bagi investor.
Memungkinkan adanya upaya diversifikasi.

Kelemahan pasar modal :

Mekanisme pasar modal yang cukup rumit menyulitkan pihak-pihak tertentu yang akan terlibat di dalamnya.
Saham pasar modal bersifat spekulatif sehingga dapat merugikan pihak tertentu.
Jika kurs tidak stabil, maka harga saham ikut terpengaruh.

Manfaat bagi Investor :

Memperoleh deviden bagi pemegang saham
Memperoleh capital gain jika ada kenaikan harga saham
Memperoleh bunga bagi pemegang obligasi
Mempunyai hak suara dalam RUPS
Dapat dengan mudah mengganti instrumen investasi

Manfaat bagi Emiten :

Mendapatkan dana yang lebih besar
Perusahaan dapat lebih fleksibel dalam mengolah dana
Memperkecil ketergantungan terhadap bank
Besar kecilnya deviden tergantung besar kecilnya keuntungan
Tidak ada kewajiban yang terikat sebagai jaminan

Manfaat bagi Pemerintah :

Membantu pemerintah dalam mendorong perkembangan pembangunan
Membantu pemerintah dalam mendorong kegiatan investasi
Membantu pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja

5) Perusahaan Anjak Piutang :

 Badan Usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk
pembelian atau pengalihan serta pengurusan piutang.
Manfaat bagi klien :

Peningkatan penjualan
Kelancaran modal kerja
Memudahkan penagihan hutang
Efisiensi usaha

Manfaat bagi factor :

Fee dari klien

Manfaat bagi customer :

Kesempatan untuk membeli secara kredit
Pelayanan penjualan yang lebh baik

6) Perusahaan Modal Ventura :

Badan Usaha yang melakukan pembiayaan dalam bentuk
penyertaan modal kedalam perusahaan
keunggulan Modal Ventura :
1. Sumber dana bagi perusahaan baru.
2. Adanya penyertaan manajemen.
3. Keperdulian yang tinggi dari perusahaan modal Ventura.
4. Dengan adanya penyertaan modal,PPU dapat mencari bantuan modal dalam bentuk lain.
5. MV menaikkan pamor PPU.
6. PPU mendapat mitra baru yang dimiliki perusahaan modal ventura
7. Mendukung usaha kecil yg berpotensi berkembang dan memperluas kesempatan kerja

in english teks ;
Enterprises that do financing in the form of
equity into the company
Venture Capital advantages:
1. Source of funding for the new company.
2. The existence of investment management.
3. High awareness of venture capital firms.
4. With the capital investment, the PPU can seek assistance in other forms of capital.
5. MV raise the prestige of the PPU.
6. PPU got a new partner owned venture capital company
7. Support small business that has the potential to grow and expand employment opportunities

Kelemahan modal ventura :

Jangka waktu pembiayaan yang relatif panjang
Terlalu selektifnya perusahaan modal ventura dalam mencari perusahaan pasangan usaha
Kontrol manajemen perusahaan pasangan usaha dapat diambil alih oleh perusahaan modal ventura apabila menunjukan gejala kegagalan.

Manfaat modal ventura :

Keberhasilan Usaha Meningkat
Efisiensi dalam Pendistribusian Barang
Menigkatkan Bank-abilitas perusahaan
Pemanfaatan Dana Perusahaan Menigkat
Likuiditas Menigkat

7) Pegadaian : suatu usaha yang memberikan pinjaman bagi nasabah dengan jaminan barang
bergerak
Tujuan Pegadaian : - Mencegah praktik ijon, riba, dan pinjaman tidak wajar

- Turut melaksanakan dan menunjang pelaksanaan kebijakan program
pemerintah di bidang ekonomi
8) Perusahaan Sewa Guna : pembelian secara angsuran, namun sebelum angsurannya selesai
(lunas), hak barang yang diperjualbelikan masih dimiliki oleh penjual.
Namun demikian, begitu kontrak leasing ditandatangani, segala fasilitas
dan kegunaan barang tersebut boleh digunakan oleh pembeli

Manfaat Leasing :

Menghemat modal
Diversifikasi sumber-sumber pembiayaan
Persyaratan lebih mudah dan fleksibel
Biaya lebih murah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan lembaga keuangan bukan bank akan terus berkembang kedepannya seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.
Berita Terkait
Agama Sering Dipakai buat Kedok Tawaran Investasi
Agama Sering Dipakai buat Kedok Tawaran Investasi
OJK Paling Banyak Terima Aduan Soal Ini
OJK Paling Banyak Terima Aduan Soal Ini

Kondisi ini bisa terlihat dari jumlah lembaga keuangan bukan bank mencapai 608 perusahaan di akhir 2012.

Ketua OJK, Muliaman D Hadad mengatakan, total aset industri lembaga keuangan bukan bank saat ini mencapai Rp 1,069 triliun. Aset tersebut terdiri dari perusahaan pembiayaan Rp 341 triliun, dana pensiun Rp 155 triliun dan asuransi Rp 573 triliun.

"Data akhir tahun lalu terdapat 608 perusahaan industri keuangan non bank yang terdiri dari 200 perusahaan pembiayaan, 100 perusahaan asuransi dan reasuransi dan 308 dana pensiun," kata Muliaman di Jakarta, Jumat (26/7/2013).

Mengacu pada data tersebut, menurut dia, menunjukkan pertumbuhan lembaga keuangan non bank masih akan terus meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat.

"Permintaan asuransi jiwa akan meningkat, cover asuransi kerugian juga akan meningkat. Lembaga keuangan non bank ini akan terus mengalami peningkatan. Nilai aset juga akan terus meningkat," ungkap dia.
contoh kasus pergerakan lembaga keuagan non bank:
demikian

0 Response to "lembaga keuangan bukan bank di indonesia"

Poskan Komentar

jika ada masalah dan sesuatu tampilkan di forum ini , saran dan kritik juga boleh , terima kasih sudah berkomentar.